Selain Doni Salmanan Dan Indrakenz Adalagi Influencer Yang Promosikan Judi Online

Perbesar Doni Salmanan. Foto: Instagram/@donisalmanan Bareskrim Polri telah memutuskan Doni Salmanan dan Indra Kenz sebagai tersangka atas kasus dugaan perjudian, penipuan hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU). Keduanya yaitu afiliator binary option . Indra dengan Binomo, sementara Doni dengan Quotex. Binary option Slot online yaitu salah satu instrumen secara online yang sistem kerjanya yaitu pemberi modal memprediksi atau menebak harga suatu aset akan bergerak naik atau turun dalam jangka waktu tertentu. Mirip judi.

Dari masing-masing platform yang dijalani, mereka bisa meraup profit yang terbilang besar. Hal ini digambarkan dengan aset-aset yang dimiliki Indra dan Doni.

Kasubdit I Dittipid Siber Bareskrim Polri, Kombes Reinhard Hutagaol mengatakan Doni menerima profit sekitar 80 persen dari kekalahan para membernya.

“80 [persen] dari kekalahan [anggota Quotex],” kata Reinhard kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (8/3).

Perbesar Doni Salmanan. Foto: Instagram/@donisalmanan Profit itu didapat dari mereka yang menggunakan referral Doni melainkan kalah atau merugi di platform Quotex. Anggota Doni diperkirakan ada 25.000. Itu bila melihat jumlah anggota di grup Telegram Doni Salmanan.

Bukan Hanya Doni Salmanan dan Indra Kenz

Kuis kumparanBISNIS hadir lagi untuk bagi-bagi saldo digital senilai sempurna Rp 1,5 juta. Kali ini ada kuis tebak wajah, caranya gampang! Ikuti petunjuknya di LINK INI . Penyelenggaraan kuis ini waktunya terbatas, ayo seketika bergabung! Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengerjakan penyisiran penindakan kepada praktik binary option dan broker ilegal yang tidak teregistrasi di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas (Bappebti).

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI), Tongam L. Tobing, mengatakan pihaknya telah memanggil sejumlah afiliator maupun influencer yang turut mempromosikan kegiatan ini.

“Kami memang memanggil kelima influencer ini yang kami perkirakan inilah orang-orang yang banyak followers-nya,” ujar Tongam dalam Media Briefing Satgas Waspada Investasi, Senin (21/2).

Kelima influencer yang dimaksud yaitu Indra Kesuma alias Indra Kenz, Doni Muhammad Taufik alias Doni Salmanan, Vincent Raditya, Erwin Laisuman, dan Kenneth William. Mereka diduga telah memfasilitasi produk binary option dan broker ilegal yang tidak teregistrasi di Bappebti seperti Binomo, Olymptrade, Quotex, dan OctaFX, serta mengerjakan kegiatan pelatihan perdagangan tanpa izin.

Perbesar Captain Vincent Raditya. Foto: Instagram/@vincentraditya Dalam pertemuan virtual dengan para influencer tersebut, SWI meminta agar mereka menghentikan kegiatan promosi dan pelatihan trading serta menghapus segala konten promosi dan pelatihan trading yang ada di media sosial masing-masing.

Tongam juga menegaskan pada para influencer tersebut bahwa merekomendasikan atau mempromosikan broker ilegal atau broker luar negeri yaitu kegiatan yang bertentangan dengan ketetapan perundang-undangan.

Afiliator Selain Indra Kenz dan Doni Salmanan Siap-siap Dipanggil Polisi

Dittipideksus Bareskrim Polri menegaskan, kasus penipuan aplikasi trading tidak cuma berhenti pada Indra Kenz. Bakal ada afiliator-afiliator lain yang akan dipanggil.

Perbesar Youtuber Erwin Laisuman. Foto: Instagram/@erwinlaisuman Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan mengatakan, pihaknya telah membentuk jadwal afiliator yang akan dipanggil dalam waktu dekat. Tetapi, Ia tidak mengungkap waktu pasti pemanggilan afiliator tersebut.

“Nanti ada yang lain layak jadwal penyidik,” kata Whisnu kepada kumparan, Selasa (1/3).

Pada Selasa (8/3) kemarin, YouTuber Erwin Laisuman telah dipanggil Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus Binomo dengan tersangka Indra Kenz. Tetapi, Erwin tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Bareskrim Polri menjadwalkan kembali pemanggilan Erwin pada pekan depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.